Sunnah dan Larangan Saat Ihram yang Wajib Diketahui Jamaah
Ihram merupakan salah satu rukun penting dalam ibadah umrah maupun haji. Saat memasuki keadaan ihram, jamaah harus menjaga diri dari hal-hal yang dilarang serta dianjurkan untuk melakukan beberapa sunnah sebagai bentuk persiapan lahir dan batin. Dengan memahami hal ini, diharapkan ibadah dapat berjalan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan syariat.
✅ Sunnah Sebelum Ihram (Dapat Dilakukan di Kamar Hotel)
Sebelum berniat ihram, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan:
1. Memotong kuku
Membersihkan kuku menjadi bagian dari menjaga kebersihan diri sebelum memulai ibadah.
2. Mencukur kumis, bulu kemaluan, dan mencabut bulu ketiak
Hal ini termasuk fitrah yang dianjurkan dalam Islam agar tubuh tetap bersih dan nyaman selama beribadah.
3. Menyisir atau merapikan rambut
Rambut yang rapi membantu jamaah merasa lebih segar sebelum memasuki kondisi ihram.
4. Mandi besar (mandi sunnah ihram)
Mandi sebelum ihram bertujuan untuk menyucikan diri serta memberikan kesiapan fisik dan mental dalam beribadah.
5. Memakai wewangian di badan (khusus laki-laki)
Disunnahkan menggunakan parfum pada tubuh sebelum berniat ihram, namun tidak pada kain ihram. Setelah niat diucapkan, penggunaan wewangian tidak lagi diperbolehkan.
⚠️ Larangan-Larangan Saat Ihram
Ketika seseorang telah berniat ihram, maka beberapa hal berikut harus dihindari:
1. Mencukur atau mencabut rambut di seluruh badan
Termasuk rambut kepala, kumis, jenggot, bulu ketiak, dan bulu kemaluan.
2. Menggunting kuku
Oleh karena itu, dianjurkan untuk memotong kuku sebelum ihram.
3. Menutup kepala bagi laki-laki
Sedangkan perempuan dilarang menutup wajah dan telapak tangan (tidak memakai cadar dan sarung tangan).
4. Mengenakan pakaian berjahit yang membentuk tubuh bagi laki-laki
Laki-laki wajib memakai kain ihram tanpa jahitan yang mengikuti bentuk tubuh.
5. Menggunakan harum-haruman
Segala bentuk parfum atau wewangian tidak diperbolehkan setelah niat ihram.
6. Memburu atau membunuh hewan
Ihram mengajarkan jamaah untuk menjaga kehidupan makhluk lain.
7. Melakukan lamaran atau akad nikah
Baik menikahkan diri sendiri maupun orang lain tidak diperbolehkan dalam kondisi ihram.
8. Berhubungan badan suami istri
Hal ini termasuk pelanggaran berat dalam ihram.
9. Bermesraan dengan pasangan
Segala bentuk tindakan yang mengarah pada syahwat harus dihindari demi menjaga kesucian ibadah.
Memahami sunnah dan larangan ihram adalah langkah penting agar ibadah umrah atau haji menjadi lebih sempurna. Persiapan yang baik akan membantu jamaah menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan.
Semoga Allah SWT menerima setiap langkah ibadah kita dan memberikan kemudahan dalam menjalankannya. Aamiin 🤲
6 Februari 2026
0
1
0