“ Umrah ke umrah merupakan kafarah (dosa) di antara keduanya. Sedangkan haji mabrur tiada balasan baginya kecuali surga ” HR Malik, Bukhari
Umrah JAYYID JIDDAN 24 September 2026 . 2x Jum'atan . Free Kereta Cepat Haramain Express . Free Thaif
35Total seat
34sisa seat
Rp 36.800.000
/pax
Umrah MUMTAZZ 03 Agustus 2026 . Free Kereta Cepat Haramain Express
35Total seat
34sisa seat
Rp 44.600.000
/pax
Umrah JAYYID 21 Desember 2026 . Free Kereta Cepat Haramain Express
35Total seat
34sisa seat
Rp 37.600.000
/pax
Umrah MUMTAZZ 21 Desember 2026 . Free Kereta Cepat Haramain Express
35Total seat
34sisa seat
Rp 47.400.000
/pax
Umrah JAYYID 12 November 2026 . 2x Jum'atan . Free Kereta Cepat Haramain Express . Free Thaif
35Total seat
33sisa seat
Rp 38.600.000
/pax
Umrah MUMTAZZ 19 Oktober 2026 . Free Kereta Cepat Haramain Express
35Total seat
34sisa seat
Rp 46.500.000
/pax
Umrah JAYYID JIDDAN 02 Juli 2026 . 2x Jum'atan . Free Kereta Cepat Haramain Express . Free Thaif
35Total seat
31sisa seat
Rp 36.800.000
/pax
Umrah MUMTAZZ 20 Juli 2026 . Free Kereta Cepat Haramain Express
35Total seat
34sisa seat
Rp 44.600.000
/pax
Baca Artikel terbaru dari kami Lihat Semua
Alhamdulillah, pada tanggal 14 Mei 2026, PT Nur Ramadhan Wisata kembali memberangkatkan jamaah haji khusus menuju Tanah Suci dengan penuh khidmat dan...
<p>Dalam rangka mempersiapkan keberangkatan ibadah haji secara maksimal, Nur Ramadhan Wisata kembali menyelenggarakan kegiatan <em>manasik haji praktik</em> sebagai bagian dari pembinaan jamaah Haji Plus tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting agar setiap calon jamaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung tata cara ibadah haji sesuai sunnah.</p><h3>Manasik Praktik: Bekal Nyata Menuju Tanah Suci</h3><p>Manasik kali ini dibimbing langsung oleh Ustadz Abduh Tuasikal, yang dikenal dengan penyampaian materi yang jelas, sistematis, dan mudah dipahami. Dalam sesi ini, jamaah dibimbing secara langsung mulai dari:</p><ul><li><p>Tata cara ihram dan niat</p></li><li><p>Praktik thawaf dan sa’i</p></li><li><p>Simulasi wukuf di Arafah</p></li><li><p>Tata cara lempar jumrah</p></li><li><p>Hingga tahapan tahallul</p></li></ul><p>Pendekatan praktik ini bertujuan agar jamaah lebih siap secara mental dan teknis saat berada di Tanah Suci, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan tenang, khusyuk, dan sesuai tuntunan.</p><p>Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara<em> Nur Ramadhan Wisata dan dukungan penuh dari PT HaramainKU</em>. Sinergi ini menjadi bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam pembinaan jamaah sebelum keberangkatan.</p><p>Dengan dukungan profesional dan pengalaman dari kedua pihak, jamaah mendapatkan pelayanan yang tidak hanya fokus pada perjalanan, tetapi juga pada kualitas ibadah.</p><p>Insya Allah, jamaah Haji Plus Nur Ramadhan Wisata akan diberangkatkan pada pertengahan bulan Mei 2026. Program ini dirancang dengan fasilitas terbaik untuk menunjang kenyamanan dan kekhusyukan ibadah.</p><p>Saat ini program Haji Plus 2026 lebih murah dari pada tahun kemarin. tetapi hal tersebut tidak mengurangi berbagai fasilitas premium, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga pendampingan ibadah secara intensif selama di Tanah Suci.</p><p>Melalui rangkaian manasik praktik ini, Nur Ramadhan Wisata ingin memastikan bahwa setiap jamaah tidak hanya berangkat, tetapi benar-benar siap menjalankan ibadah haji dengan pemahaman yang benar.</p><p>Dengan tagline:<br>“Membimbing Umrah & Haji, Melayani Sepenuh Hati”,<br>kami berkomitmen untuk selalu menghadirkan pelayanan terbaik dari awal persiapan hingga kembali ke tanah air.</p>
<p style="text-align: justify"> Perjalanan haji dan umrah bukan hanya sekadar perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki dan menyempurnakan ibadah kepada Allah. Oleh karena itu, setiap jamaah diarahkan untuk memahami dan melaksanakan ibadah berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in, yang dikenal sebagai manhaj salaf.</p><p style="text-align: justify">Melalui pembinaan sebelum keberangkatan dan bimbingan selama perjalanan, jamaah dibantu memahami tata cara haji dan umrah sesuai sunnah Rasulullah ﷺ, mulai dari niat, thawaf, sa’i hingga tahallul. Jamaah juga dibimbing mempelajari doa dan dzikir yang shahih, sehingga ibadah yang dilakukan memiliki landasan dalil yang jelas.</p><p style="text-align: justify">Dengan pemahaman tersebut, diharapkan jamaah dapat terhindar dari praktik ibadah yang tidak dicontohkan, serta lebih fokus menjalankan ibadah dengan tuntunan yang benar.</p><p style="text-align: justify">Pendekatan ini membantu jamaah beribadah dengan lebih tenang, khusyuk, dan penuh keyakinan, karena setiap amalan dilakukan berdasarkan tuntunan syariat. Selain menjadi perjalanan spiritual, haji dan umrah juga menjadi sarana menambah ilmu dan memperbaiki kualitas ibadah.</p><p style="text-align: justify">Dengan mengedepankan tauhid, sunnah, dan pemahaman salaf, perjalanan menuju Baitullah diharapkan menjadi ibadah yang lebih bermakna dan membawa keberkahan, serta menjadi jalan untuk meraih haji dan umrah yang mabrur.</p>
<p> Bulan suci Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan bagi umat Islam. Di antara seluruh hari dalam bulan ini, 10 hari terakhir Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat istimewa. Pada waktu inilah umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar.</p><h3>1. Waktu Turunnya Malam Lailatul Qadar</h3><p>Salah satu keistimewaan terbesar dari 10 hari terakhir Ramadhan adalah adanya Lailatul Qadar. Malam ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang luar biasa besar.</p><p>Karena waktu pastinya dirahasiakan, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan.</p><h3>2. Rasulullah Lebih Bersungguh-sungguh dalam Ibadah</h3><p>Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa ketika memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW meningkatkan ibadahnya dengan lebih sungguh-sungguh dibandingkan hari-hari sebelumnya. Beliau menghidupkan malam dengan shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah.</p><p>Hal ini menjadi teladan bagi umat Islam agar tidak menyia-nyiakan kesempatan emas di akhir Ramadhan.</p><h3>3. Dianjurkan Melakukan I’tikaf</h3><p>Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadhan adalah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah SWT. Dengan i’tikaf, seorang Muslim dapat lebih khusyuk dalam memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan merenungi makna kehidupan.</p><h3>4. Waktu Terbaik untuk Memohon Ampunan</h3><p>Sepuluh hari terakhir Ramadhan juga merupakan waktu terbaik untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW mengajarkan doa yang sering dibaca ketika mencari Lailatul Qadar:</p><blockquote><p>“<strong>Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”<br><em>Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.</em></strong></p></blockquote><p>Doa ini menjadi pengingat bahwa setiap manusia membutuhkan ampunan dan rahmat dari Allah.</p><h3>5. Momentum Memperbaiki Diri</h3><p>Banyak orang menjadikan 10 hari terakhir Ramadhan sebagai momen introspeksi dan memperbaiki diri. Dengan memperbanyak ibadah, sedekah, serta memperbaiki hubungan dengan sesama, diharapkan seseorang dapat keluar dari Ramadhan dalam keadaan lebih baik dari sebelumnya.</p><h3></h3><p>Sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah kesempatan emas yang tidak datang dua kali dalam setahun. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkannya dengan memperbanyak ibadah, doa, sedekah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.</p><p>Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih keberkahan di akhir Ramadhan dan dipertemukan dengan malam Lailatul Qadar. </p>
pembimbing
Get an updates and open in your mobile right now!